Sabtu, 20 Agustus 2011

SEMBAHYANG RUMPUTAN


SEMBAHYANG RUMPUTAN
(Ahmadun Y.H)

Walau kau bungkam suara azan
Walau kau gusur rumah-rumah tuhan
Aku rumputan
Takkan berhenti sembahyang
: inna shalaati wa nusuki
  wa mahyaaya wa mamaati
 lillahi rabbil 'alamin

topan menyapu luas padang
tubuhku bergoyang-goyang
tapi tetap teguh dalam sembahyang
akarku yang mengurat di bumi
tak berhenti mengucap shalawat nabi
: allahumma shalli 'ala muhammad
  ya rabbi shalli 'alaihi wa sallim

sembahyangku sembahyang rumputan
sembahyang penyerahan jiwa dan badan
yang rindu berbaring di pangkuan tuhan
sembahyangku sembahyang rumputan
sembahyang penyerahan habis-habisan

Walau kau tebang aku
Akan tumbuh sebagai rumput baru
Walau kau bakar daun-daunku
Akan bersemi melebihi dulu

Aku rumputan
Kekasih tuhan
Di kota-kota disingkirkan
Alam memeliharaku
Subur di hutan-hutan
Aku rumputan
Tak pernah lupa sembahyang
: sesungguhnya shalatku dan ibadahku
  hidupku dan matiku hanyalah
  bagi Allah, tuhan sekalian alam

Pada kambing dan kerbau
daun-daun hijau kupersembahkan
pada tanah akar kupertahankan
agar tak kehilangan asal keberadaan
di bumi terendah aku berada
tapi zikirku menggema
menggetarkan jagat raya
: la ilaaha illallah
   muhammadar rasulullah

Aku rumputan
kekasih tuhan
seluruh gerakku
adalah sembahyang

Yogyakarta, 1992

 Posting by : lara.anjani@gmail.com

Minggu, 21 Agst '11 (11.11Wib)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar